
Dry Buffing: Menjaga Kilap Permukaan Lantai
Lantai yang kusam, banyak goresan halus, atau sudah tidak mengkilap lagi dapat menimbulkan kesan yang kurang profesional dan kurang bersih pada sebuah tempat. Sadar atau tidak, kesan ini tetap bisa muncul bahkan jika lantai telah dibersihkan setiap hari. Berbagai tempat seperti gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, atau fasilitas publik lainnya perlu kesan yang bersih, profesional, dan nyaman. Oleh karena itu, diperlukan metode pembersihan yang dapat mempertahankan kilap lantai keras, yaitu dry buffing atau poles kering.
Akibat berbagai penggunaan, gesekan, serta paparan sehari-hari, permukaan lantai dapat menjadi sedikit kasar dan buram sehingga tidak lagi mengkilap secara alami. Dengan melakukan dry buffing, yang artinya adalah pemolesan kering, kilap alami lantai dapat dikembalikan dan dipertahankan. Artikel ini akan menjelaskan tentang apa itu buffing, peralatan apa saja yang digunakan, bagaimana cara melakukannya, serta apa saja manfaatnya.
Apa itu Dry Buffing?
Poles kering atau dry buffing adalah salah satu metode perawatan permukaan lantai dengan menggunakan mesin khusus dan pad lantai spesifik. Mesin khusus yang digunakan adalah high-speed buffer dan pemolesan ini dilakukan tanpa menggunakan air atau cairan pembersih dalam jumlah banyak. Tujuan dry buffing bukanlah untuk membersihkan kotoran dan noda, tetapi untuk memoles dan menghaluskan kembali permukaan lapisan pelindung lantai.
Buffing lantai menggunakan kecepatan putaran mesin yang sangat tinggi, biasanya di atas 1000 RPM. Putaran yang sangat cepat dan gesekan dari pad khusus ini akan menghasilkan energi panas pada permukaan lantai. Panas inilah yang akan melunakkan dan memoles lapisan pelindung lantai secara mikroskopis, mengisi goresan halus, dan mengeraskan kembali permukaannya.
Apa Saja Peralatan Dry Buffing?
Untuk melakukan poles kering, diperlukan beberapa alat khusus yang memiliki kegunaan dan fungsinya masing-masing, yaitu:
Mesin High-Speed Buffer
Mesin ini merupakan komponen utama dari poles kering ini. Tidak seperti mesin floor polisher atau scrubber yang berkecepatan rendah, mesin ini dirancang untuk menghasilkan kecepatan putaran yang sangat tinggi. Secara fisik, desainnya lebih ringan dan ergonomis untuk bergerak di area yang luas secara cepat. Kecepatan putaran ini merupakan kunci utama untuk menghasilkan energi panas yang digunakan untuk proses pemolesan.
Dry Buffing Pads
Pad ini merupakan media yang bergesekan langsung dengan lantai. Berbeda dengan pad untuk scrubbing atau stripping, pad untuk buffing terbuat dari serat sintetis atau alami, tahan panas, serta memiliki tekstur yang ideal untuk memoles tanpa merusak lapisan finishing lantai.
Dust Mop atau Vacuum Cleaner
Meskipun proses ini adalah proses yang kering, lantai perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Oleh karena itu, dust mop atau vacuum cleaner diperlukan untuk membersihkan semua debu, partikel, atau pasir dari permukaan lantai. Ini untuk mencegah partikel-partikel tersebut menyebabkan goresan baru selama proses buffing.
Bagaimana Cara Melakukan Dry Buffing?
Untuk bisa mendapatkan hasil pemolesan yang optimal dan menghindari kerusakan lantai, proses poles kering ini harus dilakukan dengan benar melalui langkah-langkah berikut ini:
Persiapan dan Pembersihan Lantai
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, lantai terlebih dahulu harus dipersiapkan dan dibersihkan. Pasang tanda peringatan di area yang akan diproses, lalu bersihkan seluruh area lantai sampai tidak ada partikel debu atau pasir yang tertinggal. Partikel-partikel ini dapat berbahaya jika terkena putaran mesin berkecepatan tinggi dan menyebabkan goresan permanen.
Pemasangan Pad
Selanjutnya pasang pad dry buffing yang sesuai dan bersih ke mesin high-speed buffer di bagian drive block. Pastikan pad sudah terpasang dengan benar dan rata.
Proses Buffing
Nyalakan mesin lalu bergeraklah melintasi area lantai dengan gerakan yang tumpang tindih (overlap) seperti saat memotong rumput. Kecepatan gerak harus stabil agar tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Gerak yang terlalu cepat akan menyisakan waktu sedikit untuk panas bisa terbentuk, sementara kalau terlalu lambat akan jadi terlalu panas dan bisa merusak finish.
Pembersihan Akhir
Setelah proses buffing selesai, akan ada debu halus dari sisa pemolesan lapisan finish. Gunakan dust mop atau vacuum cleaner lagi untuk membersihkan debu halus tersebut. Pembersihan terakhir ini akan menampakkan hasil kilap yang maksimal.
Apa Saja Manfaat Dry Buffing untuk Lantai?
Melakukan pemolesan kering secara rutin dapat memberikan beberapa manfaat signifikan untuk perawatan lantai, yaitu:
Mengembalikan Kilap Lantai
Manfaat paling jelas dari proses ini adalah dapat mengembalikan kilap alami lantai. Buffing secara rutin dapat membuatnya terlihat seperti baru kembali.
Menghilangkan Goresan Halus
Proses pemolesan ini juga dapat menghaluskan dan menyamarkan goresan-goresan kecil atau bekas sepatu pada lapisan terluar finish.
Memperpanjang Umur Lapisan Pelindung
Pemolesan lantai pada lapisan pelindung ini dapat membantu melindungi lapisan di bagian bawahnya serta struktur lantai itu sendiri. Hal ini kemudian akan memperpanjang umur pemakaian lapisan pelindung lantai dan lantai itu sendiri.
Percayakan Kilap Lantai Anda kepada Cleaning Service dari Mitracomm Sumber Sarana (MSS)!
Proses dry buffing atau poles kering memerlukan peralatan yang memadai serta pengalaman yang mumpuni dalam mempraktikkannya. Oleh karena itu, percayakan proses buffing lantai Anda kepada tenaga cleaning service profesional dari Mitracomm Sumber Sarana (MSS)!
MSS merupakan penyedia jasa cleaning service terpercaya yang dilengkapi oleh SOP berstandar internasional dan tenaga ahli yang terlatih. Kami juga menyediakan berbagai layanan kebersihan lainnya seperti office cleaning, deep cleaning, house cleaning, dan window cleaning.
Hubungi info@mssid.com untuk informasi selengkapnya mengenai jasa cleaning service dari MSS!
Editor: Irnadia Fardila
Recent Posts


